BOGOR — Upaya pencarian terhadap Bayu Zulkarnaen (36), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bogor yang dilaporkan hilang dan diduga kuat hanyut di aliran Sungai Cisadane, kawasan Jembatan Cipaku-Pamoyanan, terus diintensifkan hingga Jumat (14/8/2026).
Merespons insiden tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung ke lokasi kejadian guna memantau secara presisi pergerakan penyisiran Tim SAR gabungan serta memastikan koordinasi pencarian berjalan optimal.

Di lokasi pencarian, Jenal Mutaqin menemui langsung keluarga korban, termasuk anak kedua dari Bayu Zulkarnaen yang setia menunggu kabar perkembangan penyisiran di tepi sungai. Dalam pertemuannya, Wakil Wali Kota memberikan peneguhan serta dukungan moral agar pihak keluarga tetap tabah menghadapi cobaan ini.
> “Kami menguatkan keluarga agar tetap tabah, terus berdoa, dan berharap Saudara Bayu dapat segera ditemukan. Seluruh tim gabungan di lapangan terus bekerja maksimal melacak keberadaan korban,” tegas Jenal di lokasi.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan yang melibatkan unsur BPBD, TNI-Polri, serta relawan kebencanaan masih terus menyisir aliran Sungai Cisadane dari titik awal kejadian hingga radius yang diperkirakan.
Pengawasan dan upaya pencarian akan terus dilakukan secara berkesinambungan dengan memperhitungkan arus air dan kondisi cuaca di wilayah Bogor dan sekitarnya. (*(










