SAROLANGUN – Sebuah video yang memperlihatkan insiden penyerangan terhadap anggota TNI oleh oknum warga Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Bukit Suban, Kabupaten Sarolangun, Jambi, mendadak viral di media sosial. Event perselisihan tersebut terjadi pasca petugas memergoki warga SAD yang diduga melakukan aksi pencurian buah kelapa sawit di wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penyerangan dipicu oleh kesalahpahaman saat petugas berupaya mengamankan area perkebunan dari tindakan pencurian. Respons agresif dari sekelompok warga sempat menciptakan ketegangan di lokasi kejadian sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

Saat ini, kasus tersebut telah resmi ditangani oleh pihak Polres Sarolangun. Jajaran kepolisian bersama instansi terkait bergerak cepat untuk meredam konflik agar tidak meluas. Situasi di lokasi kejadian dipastikan telah kondusif setelah jajaran aparat keamanan dan tokoh masyarakat turun tangan.
Proses mediasi antara pihak-pihak yang terlibat telah dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamananan daerah. Kendati telah dilakukan upaya damai melalui mediasi, proses hukum formal terkait dugaan tindak pidana penyerangan dan pencurian tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Aparat mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di media sosial. (*)














