Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Internasional

286 Hari Tanpa Menyentuh Daratan: Kapal Induk USS Abraham Lincoln Bersandar di Thailand

badge-check


					286 Hari Tanpa Menyentuh Daratan: Kapal Induk USS Abraham Lincoln Bersandar di Thailand Perbesar

LAEM CHABANG, THAILAND – Kapal induk bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln (CVN-72), akhirnya bersandar di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, pada Rabu (2/9/2026).

Kedatangan kapal perang berukuran raksasa ini menandai berakhirnya salah satu rotasi penugasan paling ekstrem dan terlama dalam sejarah modern Angkatan Laut AS.

Kapal induk tersebut mencatatkan rekor pelayaran nonstop selama 286 hari di laut lepas tanpa satu kali pun singgah ke pelabuhan. Dampak dari penugasan maraton ini terlihat jelas pada kondisi fisik kapal ambung baja raksasa USS Abraham Lincoln dilaporkan mengalami korosi berat dan tertutup karat tebal dari haluan hingga buritan akibat paparan air garam yang berkelanjutan.

Berdasarkan data operasional, USS Abraham Lincoln bertolak dari markas utamanya di San Diego pada November 2025. Sebelum dialihkan ke kawasan geopolitik yang memanas, armada ini sempat menyisir kawasan Samudra Pasifik dan Laut China Selatan.

Pada Agustus 2026, kapal ini mendapat perintah mendadak untuk bergerak cepat menuju kawasan Timur Tengah guna mendukung operasi militer serta aksi blokade strategis.

Penugasan tanpa jeda ini memicu gelombang kritik dan perdebatan hangat di kalangan pengamat militer serta publik AS terkait manajemen beban kerja dan kelelahan operasional alutsista utama negara tersebut.

Kedatangan kapal induk ini membawa sekitar 5.000 personel gabungan pelaut dan Marinir AS. Pemerintah AS mengagendakan masa rehat dan pemulihan (rest and recreation) bagi seluruh prajurit di kawasan resor Pattaya hingga akhir pekan ini sebelum armada menentukan langkah operasional selanjutnya.

Selain pemulihan mental dan fisik awak kapal, tim teknis dijadwalkan melakukan evaluasi awal terhadap kerusakan fisik dan korosi lambung kapal selama berlabuh di Thailand. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Unik Namun Menohok: Anggota Parlemen Malaysia Komplain Asap Karhutla ke Presiden Prabowo Gunakan Bahasa Jawa

24 October 2026 - 17:09 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Tibet: 16 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Hancur

24 October 2026 - 13:39 WIB

Gedung Bertingkat di Nairobi Kenya Ambruk, Tim SAR Balapan dengan Waktu Evakuasi Korban Tertimbun

24 October 2026 - 13:06 WIB

Sikapi Usulan MSCI Soal Turun Status Pasar Saham, Presiden Prabowo: Indonesia Tidak Gentar

21 October 2026 - 18:28 WIB

Iso Rumor Kematian Kim Jong-un Kembali Mencuat, Media Asing Soroti Kondisi Kritis Usai Operasi Jantung

20 October 2026 - 18:17 WIB

Trending on Internasional