Menu

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Headline

Astaga!! Foto Oknum Camat Diduga Sedang Konsumsi Narkoba Disalah Satu Ruangan Kantor

BANYUWANGI-Jawa Timur, Sebuah foto yang diduga memperlihatkan oknum Camat berinisial, H.S diduga sedang menikmati sabu di dalam ruang kerjanya bersama seorang rekannya. Kini foto tersebut  viral di media sosial pada Senin, 30 Juni 2025. Diduga kuat, dalam foto tersebut terlihat alat isap sabu (bong), korek api, dan botol plastik, tepat di hadapan sang camat.

Foto tersebut langsung memantik reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, termasuk praktisi hukum dan aktivis anti narkoba. Nurul Safii., S.H., M.H., C. MSP pengacara senior di Banyuwangi, menyebut bahwa keberadaan foto itu bisa dijadikan petunjuk awal penyelidikan.

“Bukankah foto ini sudah cukup sebagai petunjuk awal? Aparat harus segera menyelidiki dan bila terbukti, Camat Henry harus dicopot,” tegasnya, Senin (30/6/2025).

Nurul Safii juga menyoroti aspek moralitas pejabat publik. “Bagaimana mungkin seorang aparatur sipil, apalagi camat, terlibat dalam penyalahgunaan narkoba? Apa yang bisa kita harapkan dari wilayah yang dipimpinnya?”

Nada serupa disampaikan oleh Hakim Said, S.H., Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN-LPSS) Banyuwangi sekaligus Founder dan Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK).

“Ini bukan persoalan personal, tapi soal integritas pejabat negara. Jika benar foto itu adalah dirinya, Bupati harus segera memecat dengan tidak hormat. Pejabat yang main-main dengan narkoba karena tak layak memimpin rakyat,” tegas Hakim Said.

Pria alumni Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-2 tahun 2006 di Unej ini juga mendesak BNNK dan Polresta Banyuwangi untuk turun tangan secara serius dan objektif. “Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Kalau masyarakat biasa saja bisa ditangkap karena narkoba, apalagi pejabat yang seharusnya jadi teladan,” tambahnya.

Terkait viralnya foto tersebut, Hakim Said juga meminta Camat yang belakangan diketahui tugasnya didaerah  Siliragung Banyuwangi itu  untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada media, demi menghindari simpang siur informasi.

“Kalau memang bukan dirinya, ya buktikan. Tapi kalau terbukti, jangan dilindungi!. Sebagai langkah konkret, ia mendesak agar Bupati Banyuwangi melakukan screening tes urine rutin terhadap seluruh pegawai, termasuk camat, lurah, OPD, hingga para pejabat tertinggi daerah. “Wakil Bupati, Sekda, bahkan Bupati juga harus ikut screening tes urine. Ini komitmen bersama untuk mewujudkan Banyuwangi Bersinar, bersih dari narkoba,” tegasnya.

Ditambahkan, kedisiplinan dan komitmen terhadap aturan adalah kunci menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. “Kalau perlu, tes urine digelar berkala dengan pengawasan eksternal agar transparan,” pungkas Hakim Said.

[Teram Redaksi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Main-Main Soal Aset, Dinas PUPR Banten Resmi Dilaporkan ke Kejati

14 August 2026 - 20:30 WIB

Dugaan Suap Proyek Pemkot Bengkulu: KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Fraksi PKB, Vinna Lady Anggraheni

14 August 2026 - 07:37 WIB

Dugaan Penipuan Perekrutan Dirut Bank Bengkulu: Sempat DPO, Repal Pahlevi Resmi Ditahan Kejari di Rutan Malabero

13 August 2026 - 19:45 WIB

Peluang Raksasa Ekonomi Hijau: Danantara Bidik Potensi Pasar Motor Listrik Indonesia Hingga USD 170 Miliar

13 August 2026 - 16:36 WIB

Konflik Lahan Memanas: Fasilitas PT BSA Dibakar di Lampung Tengah

13 August 2026 - 09:38 WIB

Trending on Daerah