Menu

Dark Mode
 

Daerah

KPK Amankan Bupati Tulungagung dalam OTT, 13 Orang Diboyong ke Jakarta


					KPK Amankan Bupati Tulungagung dalam OTT, 13 Orang Diboyong ke Jakarta Perbesar

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat malam (10/4/2026). Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, beserta belasan pejabat Pemerintah Daerah lainnya.

Bupati Gatut Sunu tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Sabtu siang (11/4/2026) untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penangkapan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus korupsi di awal tahun 2026.

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, bersama 12 pejabat Pemda Tulungagung (termasuk unsur Sekda dan Kepala Dinas), serta beberapa pihak swasta. Total 16 orang sempat diamankan.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap atau gratifikasi. Penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dan pemeriksaan lanjutan dilakukan di kantor KPK, Jakarta.

Operasi dilakukan pada Jumat malam, 10 April 2026. Subjek tiba di Jakarta pada Sabtu, 11 April 2026. Diduga terdapat transaksi ilegal terkait proyek pembangunan infrastruktur atau perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.

Tim KPK bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya rencana penyerahan uang. Setelah mengamankan para pihak di lokasi, KPK melakukan penyegelan di beberapa ruangan kantor Pemkab sebelum memboyong para terperiksa ke Jakarta.

Gatut Sunu Wibowo merupakan Bupati periode 2025–2030 yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati. Hingga saat ini, status Gatut dan 12 pejabat lainnya masih sebagai terperiksa. Juru Bicara KPK menyatakan bahwa lembaga antirasuah tersebut memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan dinaikkan menjadi tersangka atau tetap sebagai saksi.

“Kami masih melakukan pemeriksaan secara mendalam. Detail perkara dan konstruksi kasus akan kami sampaikan dalam konferensi pers resmi malam ini,” ujar Budi Prasetyo, juru bicara KPK di Gedung Merah Putih. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandara Muara Bungo Dikepung PETI: Pemerintah dan APH Dituding “Buta dan Tuli” di Balik Bencana Merkuri

11 April 2026 - 17:17 WIB

Pembalakan Liar di Cagar Alam Taronggo Morowali Utara Kebal Hukum

11 April 2026 - 17:14 WIB

BPK Temukan Pemgaman Hukum Aset pada Pemkab Sumenep Tidak Tertib

11 April 2026 - 07:03 WIB

Sengkarut TPP dan Anggaran BBM di Pemprov Sumsel: Melampaui Pagu Hingga Indikasi Pemborosan Jarak Tempuh

8 April 2026 - 11:13 WIB

SKANDAL TIMAH DI BALIK BANGKAI KAPAL: Ratusan Ton Aset Negara Diduga Menguap di Banten

6 April 2026 - 18:21 WIB

Trending on News