Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

News

Polda Metro Jaya Meluruskan Status Rekening Aktivis Supriyono “Botok”

badge-check


					Polda Metro Jaya Meluruskan Status Rekening Aktivis Supriyono “Botok” Perbesar

JAKARTA — Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi resmi mengenai status rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) / Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB), Supriyono alias Botok, yang berisi dana pribadi dan donasi aksi senilai Rp80,9 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto menegaskan bahwa penyidik Ditreskrimsus tidak melakukan pemblokiran maupun penyitaan atas dana tersebut, melainkan mengajukan penundaan transaksi sesuai prosedur legal penyelidikan.

“Surat yang diajukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu tentang penundaan transaksi. Dalam Pasal 26 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, penundaan transaksi dalam proses penyelidikan berlangsung lebih kurang lima hari kerja,” terang Budhi, (24/8/26).

Ia menambahkan bahwa dana tersebut tidak disita dan tetap sepenuhnya milik pemegang rekening. Melalui unggahan di media sosial, Botok memperlihatkan tampilan aplikasi mobile banking miliknya yang menunjukkan status rekening terblokir.

Ia menilai pembekuan tersebut sebagai tindakan kewenang-wenangan menjelang rencana aksi demonstrasi mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati koruptor di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

Dana Rp80,9 juta itu sedianya dialokasikan untuk operasional, akomodasi, dan logistik massa. Penyidik mendalami legitimasi penggalangan dana publik tersebut dan berkoordinasi langsung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Kementerian Sosial (Kemensos) guna memastikan peruntukan serta legalitas pengumpulan uang masyarakat.

Langkah kepolisian merujuk pada ketentuan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) guna memverifikasi aliran dana publik, sementara pihak aktivis menyoroti momen penundaan transaksi yang dinilai mengganggu persiapan agenda penyampaian pendapat di muka umum. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi 7 Kali dalam Semalam, PVMBG Imbau Waspada

10 October 2026 - 10:50 WIB

Lapas Kelas IIB Merauke Diduga Dibakar Napi Usai Razia, Polisi Turun Tangan

9 October 2026 - 15:47 WIB

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK Terkait Dugaan Korupsi HGB Summarecon Bogor

7 October 2026 - 20:30 WIB

KPK Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Sertifikasi Tanah di Bogor

7 October 2026 - 17:37 WIB

Penyalahgunaan Wewenang, Oknum Kajari di Sultra Diamankan dan Diboyong ke Kejagung

6 October 2026 - 12:43 WIB

Trending on News