JAKARTA — Aksi teror kekerasan jalanan kembali mengancam keselamatan pengguna jalan tol. Sebuah bus yang mengangkut rombongan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi korban pelemparan batu bata saat melintas di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada Senin (24/8/2026).
Insiden penyerangan tersebut terjadi di tengah perjalanan rombongan menuju Ibu Kota untuk mengawal agenda penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Kaca Bus retak, akibat benturan keras batu bata tersebut, kaca bagian bus mengalami kerusakan dan retak. Kendati mendapatkan ancaman fisik di tengah jalur bebas hambatan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Rombongan memutuskan untuk tidak menyurutkan langkah. Bus tetap melanjutkan perjalanan menuju lokasi aksi di Gedung DPR RI dengan meningkatkan kewaspadaan penuh.
Kejadian ini memicu desakan keras kepada aparat kepolisian dan pengelola jalan tol untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Pelemparan batu di jalan tol bukan sekadar aksi perusakan barang, melainkan tindakan kriminal berpotensi mematikan yang membahayakan nyawa banyak orang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian diharapkan dapat mengidentifikasi pelaku pelemparan melalui rekaman CCTV jalan tol serta memperketat pengamanan di titik-titik rawan guna menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan. (*)














