HARARE, ZIMBABWE — Insiden maut kembali menimpa transportasi air di Danau Kariba, Zimbabwe. Sebuah kapal penumpang dilaporkan karam pada Rabu (12/8), menewaskan sedikitnya 80 orang.
Tragedi ini menyoroti lemahnya pengawasan keselamatan transportasi air lokal setelah kapal diketahui mengangkut muatan yang melampaui batas wajar.

Kronologi singkat dan data korban. Kapal yang berkapasitas resmi 90 orang tersebut diketahui mengangkut sekitar 153 penumpang saat kejadian. Dari puluhan korban jiwa, setidaknya 18 di antaranya adalah anak-anak, dengan 16 korban di antaranya masih berusia di bawah 10 tahun.
Proses Evakuasi & Identifikasi
Hingga Minggu (17/8), tim penyelam dan petugas patroli air masih menyisir lokasi untuk mencari penumpang yang dinyatakan hilang. Identifikasi para korban selamat maupun tewas masih terus berjalan.
Desakan ketat regulasi transportasi air. Musibah ini memicu duka mendalam sekaligus gelombang protes dari publik. Pemerintah Zimbabwe didesak untuk segera mengambil langkah tegas dalam memperketat regulasi keselamatan, melakukan audit kelayakan armada, serta menindak keras operator kapal yang sengaja melanggar batas kapasitas muatan demi keuntungan sepihak. (*)














