JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif serta mendekatkan diri kepada masyarakat. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kegiatan penjabaran Program Prioritas Kapolri yang digelar dalam rangka percepatan (akselerasi) pencapaian target 100 hari kerja.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si. selaku Ketua Program Prioritas Kapolri, bertempat di Posko Polisi Bersama Masyarakat (PBM), Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Berorientasi pada pelayanan dan kemitraan masyarakat. Penjabaran program prioritas ini menjadi penegasan atas komitmen Mabes Polri untuk menyelaraskan seluruh jajaran dalam mengeksekusi visi instrumen kepolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibiltas, dan Transparansi Berkeadilan).
Dalam pemaparannya, Irjen Pol. Roma Hutajulu menekankan pentingnya efektivitas Posko Polisi Bersama Masyarakat (PBM) sebagai sarana penyerapan aspirasi, deteksi dini potensi gangguan kamtibmas, serta penyelesaian masalah (problem solving) secara inklusif di tengah masyarakat.
“Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap visi Kapolri untuk lebih dekat dengan masyarakat, penjabaran ini menjadi pendorong utama agar seluruh target prioritas dapat terakselerasi dengan tepat sasaran, transparan, dan terukur,” ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.
Poin utama akselerasi program prioritas, penguatan layanan publik. Memangkas birokrasi penanganan pengaduan dan meningkatkan kecepatan respon (quick response) kepolisian di lapangan.
Optimalisasi posko PBM menjadikan Polisi bersama masyarakat sebagai simpul komunikasi interaktif antara anggota Polri dan elemen warga. Menjamin setiap pelaksanaan program kerja terukur secara periodik guna memenuhi target 100 hari kerja yang telah ditetapkan.
Melalui konsolidasi dan penjabaran berkala ini, Polri optimistis target 100 hari kerja tidak hanya tercapai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.(**)










