JAKARTA — Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik signifikan pada Jumat malam (9/10/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadinya serangkaian erupsi beruntun dalam kurun waktu kurang dari tiga jam.
Berdasarkan data pemantauan PVMBG, aktivitas erupsi terjadi sejak pukul 16.30 WIB hingga 18.45 WIB. Selama rentang waktu tersebut, tercatat sedikitnya tujuh kali letusan. Erupsi terbaru dan terbesar dalam rangkaian tersebut terekam pada pukul 18.45 WIB.

Kamera pengawas CCTV PVMBG memperlihatkan hembusan material vulkanik serta pijar api yang keluar dari puncak kawah Gunung Anak Krakatau di tengah kondisi malam hari.
Masyarakat, wisatawan, maupun nelayan diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak mendekati area Gunung Anak Krakatau dalam radius aman yang telah ditentukan oleh pihak berwenang guna mengantisipasi bahaya lontaran material pijar maupun awan panas. (**)










