PARIS — Gelombang aksi demonstrasi pelajar melanda Prancis. Sebanyak 56.000 massa aksi turun ke jalan menuntut perbaikan sistem pendidikan nasional per 6 Oktober 2026.
Aksi yang berlangsung di kota Paris tersebut berakhir ricuh setelah bentrokan terjadi antara massa dan aparat keamanan. Polisi terpaksa melepaskan gas air mata untuk membubarkan kerumunan pelajar.

Tuntutan pelajar, perbaikan sumber daya pendidikan, pengangkatan guru pengganti untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar, serta perbaikan infrastruktur bangunan sekolah yang memprihatinkan.
Kepala Kepolisian Paris, Patrice Faure, mengonfirmasi bahwa sebanyak 32 demonstran telah ditangkap pasca-kericuhan. (**)














