MEDAN — Gelombang protes mendera Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Dewan Pimpinan Nasional (DPN) mendatangi kantor Disdik Sumut guna melayangkan aksi protes keras terkait dugaan pungutan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di SMA Negeri 1 Medan untuk tahun ajaran 2025–2026.
Massa aksi menilai praktik pengutipan dana di lingkungan sekolah negeri tersebut sangat memberatkan beban para orang tua siswa dan mencederai komitmen pendidikan gratis yang digaungkan pemerintah daerah.

Dalam tuntutannya, DPN mendesak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk mengambil tindakan tegas tanpa kompromi. Mereka meminta Bobby segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Sumut yang dinilai lalai dan bertanggung jawab atas lolosnya praktik dugaan pungutan liar tersebut.
“Pengutipan SPP di sekolah negeri ini jelas memberatkan hati orang tua murid dan mencoreng transparansi tata kelola pendidikan. Kami mendesak Gubernur Bobby Nasution segera mencopot Kadis Pendidikan Sumut!” tegas salah satu perwakilan aksi di lokasi, (2/9/26).
DPN menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada keputusan tegas dan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Disdik Sumut demi menjamin transparansi serta akuntabilitas di dunia pendidikan Sumatra Utara. (*)














