PAPUA – Situasi keamanan di wilayah Papua Selatan kembali memanas. Sebuah pesawat milik maskapai Smart Air dilaporkan menjadi sasaran aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat berada di lapangan terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, pada Rabu (11/2) pagi WIT.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tragis tersebut mengakibatkan pilot dan co-pilot pesawat dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, 13 orang penumpang yang berada di dalam pesawat dikabarkan berhasil menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan sesaat setelah rentetan tembakan terdengar.

Hingga berita ini diturunkan, kronologi pasti mengenai arah datangnya tembakan belum diketahui sepenuhnya. Namun, informasi awal menyebutkan bahwa pesawat tengah melakukan aktivitas rutin di lapangan terbang Korowai sebelum serangan mendadak terjadi.
Respons Otoritas Keamanan
Pihak kepolisian daerah (Polda) Papua bersama Satgas Damai Cartenz dilaporkan langsung bergerak menuju lokasi kejadian guna melakukan proses evakuasi serta penyelidikan mendalam.
“Tim gabungan sedang menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan dan mengejar pelaku penembakan,” tulis laporan singkat yang dikutip dari Polda Papua.
Meskipun keterangan mengenai jatuhnya korban jiwa telah meluas, otoritas resmi masih terus melakukan validasi identitas korban dan status keamanan terkini di distrik tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya di media sosial.
Sejauh ini, pihak manajemen Smart Air maupun perwakilan Kemenhub di wilayah Papua belum memberikan pernyataan resmi terkait kerugian material maupun langkah operasional pasca-insiden ini.(Red)













