BENGKAYANG – Misi kemanusiaan internasional berlangsung di pesisir Kalimantan Barat. Kapal amfibi Landing Craft Air Cushion (LCAC) milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) resmi mendarat di Pantai Karta, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Jumat (11/9/2026).
Kedatangan armada militer Jepang ini bertujuan membawa berbagai peralatan teknis pendukung guna membantu percepatan penanganan serta pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda kawasan Kalimantan Barat.

Momen unik, di tengah fokus penanggulangan bencana, proses pendaratan armada JMSDF tersebut menyedot perhatian besar dari masyarakat setempat yang memadati area pantai.
Momen antusiasme warga pun diwarnai kejadian unik yang mencairkan suasana.
Saat personel tentara Jepang mulai turun membawa perlengkapan teknis, terdengar riuh sapaan spontan dari warga sekitar.
Salah satu sapaan yang paling mencuri perhatian adalah teriakan warga yang berseru, “Terima kasih, Mr. Naruto!”. Teriak tersebut disambut tawa dan lambaian tangan hangat dari para warga serta personel yang bertugas.
Kerja sama kemanusiaan ini diharapkan dapat menekan titik api karhutla di Kalimantan Barat secara signifikan dalam beberapa hari ke depan melalui pengerahan alat bantu penanggulangan bencana dari JMSDF. (*)














