Camat Larangan: H.Nasrullah,SE.,M.A.P.
KOTA TANGERANG – Menyambut hari jadi Kota Tangerang yang ke-33, Kecamatan Larangan tidak sekadar menggelar seremoni, tetapi menghadirkan rangkaian kegiatan yang sarat akan makna gotong royong dan edukasi bagi warganya. Dimulai dari tanggal 6 hingga 14 Februari, seluruh elemen masyarakat bersatu padu dalam semangat “Tangerang Ayo”.

Berikut adalah potret perjalanan perayaan tersebut. Langkah awal dimulai dengan aksi nyata melalui kerja bakti massal. Tak hanya sekadar menyapu jalan, warga bersama aparatur kecamatan melakukan pengecatan kastin di sepanjang Jalan Adam Malik Deplu. Kegiatan ini menanamkan kesadaran bahwa keindahan kota adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan. Lingkungan yang asri adalah cermin martabat warganya.
Kecamatan Larangan menunjukkan cara kreatif mengedukasi masyarakat melalui Lomba Mural di Jalan Adam Malik Deplu (RT 01/01 Kreo Selatan). Lokasi ini dulunya merupakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang kini disulap menjadi galeri visual yang indah. Mengubah tempat kumuh menjadi karya seni mengajarkan kita bahwa dengan kepedulian, ruang publik yang terbengkalai bisa kembali membawa manfaat dan kebanggaan bagi warga.
“Semangat regenerasi muncul dalam Lomba Tari Kreasi Tradisional tingkat SD. Melalui gerak tari, anak-anak diajak mengenal kembali identitas budayanya di tengah gempuran modernisasi. Menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini melalui seni, sekaligus melatih kepercayaan diri dan sportivitas anak-anak sebagai generasi penerus Kota Tangerang,” tutur Camat, H.Nasrullah,SE.,M.A.P.
Lanjut disampaikan, sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada para pendahulu, digelar Rowahan Akbar. Kegiatan ini menjadi ruang jeda sejenak untuk berdoa bersama. Mempererat ikatan spiritual antarwarga dan mengingatkan kita untuk selalu berpijak pada nilai-nilai religius dalam memajukan daerah.
Puncak acara berlangsung meriah dengan perpaduan aktivitas fisik dan apresiasi, seperti Gerak Jalan dan Gebyar HUT. Mengajak warga bergaya hidup sehat melalui olahraga bersama. Selain itu lomba mewarnai tingkat TK. Sekaligus mengasah imajinasi dan kreativitas anak usia dini. Malam apresiasi, yakni pemberian penghargaan kepada RT/RW serta pemenang lomba mural, tari, dan mewarnai.
Sebuah harapan untuk masa depan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur. Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, momentum ini membuktikan bahwa Kecamatan Larangan adalah rumah bagi masyarakat yang harmonis, kreatif, dan memiliki semangat untuk tumbuh bersama menuju Kota Tangerang yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera. (ADV)














