Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Headline

Merangkul Kritik dengan Ketulusan: Pesan Humanis Dirut Perumda Tirta Benteng untuk Para Pejuang Air”

badge-check


					Merangkul Kritik dengan Ketulusan: Pesan Humanis Dirut Perumda Tirta Benteng untuk Para Pejuang Air” Perbesar

TANGERANG – Di tengah derasnya arus informasi dan sorotan publik terkait tata kelola perusahaan, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Dody Effendy, memilih untuk menghadapi situasi ini dengan tangan terbuka dan hati yang tenang. Baginya, kritik dari pengamat hukum bukanlah sebuah ancaman, melainkan cermin untuk terus berbenah.

Dalam pernyataan yang sarat akan nilai kemanusiaan, Doddy Effendy, menyampaikan bahwa di balik operasional Perumda Tirta Benteng, ada ratusan pejuang air yang bekerja tanpa kenal waktu.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap tetes air yang mengalir ke rumah warga adalah hasil kerja keras rekan-rekan di lapangan. Oleh karena itu, integritas adalah harga mati bagi kami. Kami tidak ingin dedikasi para pegawai kami tercoreng oleh keraguan publik. Itulah mengapa kami sangat mendukung audit menyeluruh; kami ingin membuktikan bahwa amanah ini kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Dody dengan nada penuh ketulusan, Senin (11/5/2026).

Dody menegaskan bahwa implementasi Good Corporate Governance*(GCG) bukan sekadar jargon administratif. Baginya, ini adalah janji moral kepada masyarakat Kota Tangerang. Ia memahami bahwa kekhawatiran yang muncul di media massa adalah bentuk rasa sayang masyarakat terhadap aset daerahnya.

“Kami tidak alergi terhadap kritik. Justru kami berterima kasih. Jika ada indikasi yang dirasa kurang tepat, pintu kantor kami selalu terbuka untuk dialog. Kami ingin membangun budaya organisasi yang sehat, di mana transparansi menjadi fondasi utama,” tambahnya.

Fokus pada senyuman pelanggan. Meski isu mengenai audit mengemuka, Dody memastikan bahwa fokus pelayanan tidak akan bergeser sedikit pun. Ia sering kali turun langsung ke lapangan untuk memastikan perbaikan infrastruktur berjalan tepat waktu, karena ia tahu betapa berartinya air bersih bagi kehidupan sehari-hari warga.

“Prioritas kami adalah memastikan ibu-ibu di rumah tidak kesulitan air, ibadah warga lancar, dan kesehatan anak-anak terjaga karena kualitas air yang baik. Urusan administrasi dan audit akan kami jalani dengan patuh sesuai hukum, namun pelayanan publik adalah detak jantung kami yang tidak boleh berhenti,” jelas Dody.

Mengakhiri keterangannya, Dody mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengamat dan media, untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ia percaya bahwa kejujuran akan menemukan jalannya sendiri melalui proses pemeriksaan yang objektif dan faktual.

“Mari kita kawal bersama perusahaan ini. Kami adalah bagian dari keluarga besar Kota Tangerang. Jika kami melangkah di jalur yang benar, dukunglah kami. Jika kami keliru, ingatkanlah kami dengan cara yang konstruktif. Kami ada untuk melayani, bukan untuk dilayani,” tutupnya.

Editor: Enjelina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Proyek Rp7,5 M Dindikbud Banten Tanpa Izin, Inspektorat: “Sudah Kami Kawal dan Jadi Atensi KPK”

25 September 2026 - 15:13 WIB

HEADLINE: Anggaran Hampir Rp4 Miliar Terbuang Sia-Sia? Proyek Jalan Balaraja-Ceplak Diduga Asal Jadi dan Rentan Korupsi

25 September 2026 - 11:36 WIB

Kadishub Kota Tangerang Bungkam, Dugaan Proyek Halte Fiktif Berlanjut ke Kejati Banten

23 September 2026 - 19:10 WIB

Dugaan Mark-Up Rp3,87 Miliar Proyek Taman Rakyat Ciputat Timur, KITA-PD Desak DLH Tangsel Buka Dokumen

23 September 2026 - 18:57 WIB

Tangki Galon dan Dugaan Setoran 8 Juta: Bobroknya Tata Kelola Armada Sampah DLHK Kabupaten Tangerang

23 September 2026 - 11:57 WIB

Trending on Headline