CIPONDOH, TANGERANG – Suasana hangat menyelimuti wilayah Kecamatan Cipondoh sepanjang bulan April 2026. Di tengah dinamika pembangunan Kota Tangerang, pihak kecamatan konsisten memadukan penguatan spiritualitas melalui Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ), ketahanan ekonomi lewat pasar murah, hingga perlindungan lingkungan yang sigap.
Camat Cipondoh, *H. Marwan*, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan upaya mempererat ikatan kekeluargaan antarwarga. “Kami ingin hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai pemberi layanan administrasi, tapi sebagai bagian dari solusi kehidupan mereka sehari-hari,” ujar H. Marwan saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Rabu (6/5/2026).

Salah satu sorotan utama adalah perhelatan STQ Tingkat Kecamatan. Pendaftaran yang telah berlangsung sejak 9 hingga 22 April lalu memuncak pada seleksi tanggal 25 April di Kantor Kecamatan. Program ini bertujuan mencari bibit unggul qurani sekaligus memperkuat karakter religius generasi muda Cipondoh. Dengan total hadiah mencapai Rp 39 juta, antusiasme peserta dari berbagai kelurahan terlihat sangat tinggi.

Namun, perhatian H. Marwan tidak hanya berhenti pada urusan batin. Melalui program “Gampang Sembako”, distribusi beras murah dilakukan secara jemput bola di titik-titik pemukiman, seperti di Kampung Gunung dan Gang Sadar, Kelurahan Cipondoh pada pertengahan April. “Saat harga pangan bergejolak, pemerintah harus menjadi bantalan bagi rakyat. Lewat beras murah ini, kami ingin memastikan tidak ada dapur warga yang berhenti mengepul,” tambahnya.
Sisi humanis lain terlihat dari aktifnya pembinaan PKK dan layanan Posyandu, seperti yang terpantau di RW 009 Villa Mutiara Pluit. Pendidikan kesehatan bagi ibu dan anak menjadi prioritas agar generasi masa depan Cipondoh bebas dari *stunting*.
Di sisi infrastruktur dan ketertiban, tim kecamatan bersama Pemkot Tangerang tetap siaga melakukan operasi banjir, terutama di area Candulan dan Jembatan Polor. Pembersihan drainase dilakukan secara rutin agar warga merasa aman saat hujan turun. Tak lupa, estetika kota dijaga dengan penertiban baliho kedaluwarsa di sepanjang Jl. Maulana Hasanudin demi kenyamanan mata pengguna jalan.

Rangkaian program terpadu (STQ, Gampang Sembako, Pembinaan PKK, Penertiban Wilayah, dan Siaga Banjir). Dipimpin oleh Camat Cipondoh H. Marwan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat serta TP PKK. Berbagai titik di Kecamatan Cipondoh (Kantor Kecamatan, Kelurahan Cipondoh, Jl. Maulana Hasanudin, dan area Candulan). Berlangsung sepanjang April 2026.
Untuk memperkuat nilai religius, menjaga stabilitas ekonomi warga, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta memastikan keamanan wilayah dari bencana. Melalui koordinasi antar-kelurahan, distribusi bantuan langsung, dan aksi lapangan tim siaga banjir. H. Marwan mengimbau agar warga terus proaktif dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan masing-masing. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Edukasi dan partisipasi warga adalah kunci agar Cipondoh tetap nyaman dan harmonis,” tutupnya. (ADV)














