THAILAND — Dunia sepak bola Asia Tenggara kembali diselimuti duka mendalam. Pesepak bola asal Thailand, Sofwan Awae, dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat berlaga dalam ajang Golok FA Cup 2026. Insiden tragis ini mendadak viral dan memicu gelombang belasungkawa luas dari warganet, pencinta sepak bola, hingga insan olahraga lintas negara.
Kronologi dingkat dan profil korban. Mantan Pemain Pattani FC: Sofwan Awae dikenal luas sebagai sosok pemain berbakat yang pernah membela klub Pattani FC. Ironisnya, beberapa hari sebelum musibah ini terjadi, Sofwan baru saja resmi diumumkan sebagai amunisi baru FC Yala klub yang berlaga di jajaran kompetisi Liga 3 Thailand.

Detik-detik insiden, petir menyambar lapangan di tengah sengitnya pertandingan ajang Golok FA Cup 2026, Selasa, 4 Agustus 2026. Sore hari, sekitar pukul 17.00 – 17.30 waktu setempat yang mengakibatkan korban tak tertolong meskipun upaya medis darurat telah dilakukan di lokasi kejadian.
Turnamen Golok FA Cup 2026 merupakan ajang sepak bola regional bergengsi yang mempertemukan klub-klub dari wilayah Thailand Selatan serta tim-tim undangan dari Malaysia, Stadion Santiphap (Santipap), di distrik Sungai Golok, Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan.
Tragedi ini kembali membuka diskursus tajam terkait SOP keselamatan pemain (Standard Operating Procedure) dan ketegasan manajemen pertandingan dalam mengantisipasi cuaca ekstrem di lapangan hijau.
Desakan evaluasi total terhadap regulasi penghentian laga saat potensi cuaca buruk muncul kini menggemar kuat dari kalangan suporter dan pengamat sepak bola. Keluarga besar sepak bola menyampaikan duka cita terdalam untuk keluarga dan kerabat Sofwan Awae. Semoga insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh penyelenggara turnamen demi menjamin keselamatan jiwa para atlet di atas lapangan.” (*)














