TANGERANG – Suasana apel rutin di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang pada Selasa pagi terasa berbeda dan penuh khidmat. Bukan sekadar rutinitas, momen ini menjadi saksi bisu apresiasi negara terhadap dedikasi masyarakat dalam menjaga bumi melalui penyerahan plakat Penghargaan PROKLIM (Program Kampung Iklim).
Penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Bapak Hanif Faisol Nurofiq, diserahkan kepada sejumlah perwakilan wilayah di Kota Tangerang yang dinilai berhasil melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.

Apa Itu PROKLIM?
Secara edukatif, PROKLIM bukan sekadar ajang perlombaan. Ini adalah program nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam:
- Adaptasi: Menyesuaikan diri dengan dampak perubahan iklim (seperti manajemen air dan penghijauan).
- Mitigasi: Upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (seperti pengelolaan sampah mandiri dan penggunaan energi terbarukan).

Sisi Humanis: Semangat “Sobat Lingkungan”
Di balik plakat yang mengkilap, terdapat tetesan keringat dan kerja keras warga yang disebut sebagai Sobat Lingkungan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari gang-gang kecil dan pekarangan rumah.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang berharap pencapaian ini menjadi “pemantik” atau penyulut semangat bagi wilayah lain. Pesan yang ingin disampaikan jelas: menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan warisan yang harus kita bangun bersama untuk generasi mendatang.

“Semoga capaian ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh Sobat Lingkungan untuk terus berkolaborasi menjaga lingkungan Kota Tangerang,” tutur Wawan Fauzi, Kepala DLH Kota Tangerang Rabu 3 Pebruari 2026.
Momen ini bertepatan juga dengan semarak HUT ke-33 Kota Tangerang, yang mengusung semangat “Bersama Melayani, Bersama Membangun Kota.” Dengan adanya penghargaan ini, Tangerang semakin mengukuhkan posisinya sebagai kota yang tidak hanya modern secara infrastruktur, tetapi juga sehat secara ekologi.














