Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Headline

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Tangerang 2026 Melonjak Rp12 Miliar, Tertinggi di Lingkungan Pemkot

badge-check


					Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Tangerang 2026 Melonjak Rp12 Miliar, Tertinggi di Lingkungan Pemkot Perbesar

TANGERANG – Anggaran perjalanan dinas Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang untuk tahun anggaran 2026 menjadi sorotan publik. Berdasarkan data terbaru, lembaga legislatif ini tercatat sebagai penyerap anggaran perjalanan dinas terbesar di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Lonjakan fantastis merujuk pada data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP, total pagu anggaran perjalanan dinas DPRD beserta Sekretariat DPRD untuk tahun 2026 menyentuh angka Rp51.338.482.000 (Rp51,3 miliar).

Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar Rp12.918.890.000 atau sekitar 33% jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp38.419.592.000. Kenaikan drastis anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Tangerang tahun 2026. Sekretariat DPRD Kota Tangerang sebagai pengguna anggaran dan Pemerintah Kota Tangerang Provinsi Banten.

Untuk tahun anggaran 2026 (terpantau melalui sistem LKPP pada April 2026). Anggaran membengkak karena adanya penambahan alokasi sebesar lebih dari Rp12 miliar dari tahun sebelumnya. Dana tersebut dialokasikan melalui rencana pengadaan resmi yang menempatkan DPRD sebagai instansi dengan biaya perjalanan dinas tertinggi di Pemkot Tangerang.

Kenaikan di atas Rp12 miliar dalam satu tahun anggaran memicu pertanyaan mengenai urgensi dan efektivitas penggunaan dana publik. Di tengah upaya efisiensi anggaran daerah, lonjakan sebesar 33% ini menuntut penjelasan rinci mengenai output apa yang diharapkan bagi warga Kota Tangerang dari hasil perjalanan dinas tersebut. Apakah perjalanan ini berkaitan dengan pengawasan kebijakan, studi banding regulasi baru, atau sekadar rutinitas birokrasi?

Di sisi lain, secara administratif, kenaikan anggaran biasanya didasarkan pada penyesuaian volume kegiatan, perubahan tarif akomodasi/transportasi sesuai standar biaya masukan (SBM) terbaru, atau agenda legislasi nasional yang mewajibkan koordinasi intensif ke luar daerah. Pihak Sekretariat DPRD berkewajiban membuktikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam angka Rp51,3 miliar tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kualitas kinerja legislatif.

Hingga berita ini diturunkan, Sabtu 18 April 2026 masyarakat masih menunggu rincian rencana kerja yang mendasari pembengkakan anggaran tersebut. Transparansi dari pihak DPRD Kota Tangerang sangat diperlukan agar persepsi publik tidak sekadar melihat ini sebagai pemborosan, melainkan investasi kebijakan yang berdampak nyata bagi pembangunan kota. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Proyek Rp7,5 M Dindikbud Banten Tanpa Izin, Inspektorat: “Sudah Kami Kawal dan Jadi Atensi KPK”

25 September 2026 - 15:13 WIB

HEADLINE: Anggaran Hampir Rp4 Miliar Terbuang Sia-Sia? Proyek Jalan Balaraja-Ceplak Diduga Asal Jadi dan Rentan Korupsi

25 September 2026 - 11:36 WIB

Kadishub Kota Tangerang Bungkam, Dugaan Proyek Halte Fiktif Berlanjut ke Kejati Banten

23 September 2026 - 19:10 WIB

Dugaan Mark-Up Rp3,87 Miliar Proyek Taman Rakyat Ciputat Timur, KITA-PD Desak DLH Tangsel Buka Dokumen

23 September 2026 - 18:57 WIB

Tangki Galon dan Dugaan Setoran 8 Juta: Bobroknya Tata Kelola Armada Sampah DLHK Kabupaten Tangerang

23 September 2026 - 11:57 WIB

Trending on Headline