FLORES TIMUR — Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Kamis (27/8/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WITA, gunung api aktif tersebut meluncurkan erupsi susulan yang disertai dentuman gemuruh yang cukup kuat.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, letusan tersebut membumbungkan kolom abu vulkanik pekat membumbung tinggi hingga mencapai 2.500 meter di atas puncak. Suara dentuman keras yang menggelegar sempat memicu kepanikan warga di permukiman sekitar lereng gunung.

Otoritas terkait dan pihak berwenang mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius bahaya yang telah ditetapkan.
Masyarakat yang terdampak paparan hujan abu diminta wajib mengenakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi gangguan pernapasan (ISPA) serta pelindung mata.
Warga yang bermukim di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi diminta mewaspadai potensi bahaya lahar dingin, terutama saat curah hujan meningkat.
Imbauan disampaikan agar publik tidak terpengaruh oleh isu-isu hoaks dan selalu memantau perkembangan status serta rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun BPBD setempat. (*)














