TANGERANG – Pembangunan Gapura Selamat Datang Pemerintah Kabupaten Tangerang yang menelan anggaran daerah hingga Rp2,4 miliar pada tahun 2025 kini menuai sorotan tajam. Belum genap satu tahun berdiri, kondisi fisik infrastruktur tersebut sudah mulai menunjukkan kerusakan yang memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan dan informasi yang beredar luas di media sosial, material tempelan logo Pemkab Tangerang tampak terkelupas. Selain itu, susunan batu bata pada bagian gapura mulai terlepas (ngeletek).

Kondisi fisik yang prematur rusak ini memicu kritik keras dari masyarakat, yang menilai pengerjaan proyek tersebut terkesan asal-jasa dan minim pengawasan, Sabtu 22 Agustus 2026.

Anggaran jumbo senilai Rp2,4 miliar yang bersumber dari uang rakyat seharusnya menghasilkan bangunan yang kokoh, estetis, dan tahan lama. Kerusakan dalam hitungan bulan ini mengindikasikan adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis (spek) serta lemahnya fungsi pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun pihak kontraktor pelaksana.
Masyarakat mendesak instansi terkait dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan audit fisik serta memeriksa proses pengadaan hingga penyerahan hasil pengerjaan proyek tersebut.
Jika ditemukan indikasi penyimpangan material atau kelalaian dalam masa pemeliharaan, pihak pelaksana harus bertanggung jawab penuh untuk melakukan perbaikan total tanpa membebankan kembali anggaran daerah. (*)














