Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Headline

Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk Tersangka Korporasi Kasus Transfer Pricing dan Under-Invoicing

badge-check


					Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk Tersangka Korporasi Kasus Transfer Pricing dan Under-Invoicing Perbesar

JAKARTA – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung secara resmi menetapkan PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk sebagai tersangka korporasi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi. Perusahaan tersebut disinyalir melakukan praktik transfer pricing dan under-invoicing pada penjualan produk pulp (bubur kertas) rentang waktu 2008 hingga 2025.

Direktur penyidikan Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar, mengonfirmasi penetapan status tersangka tersebut dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (7/9/26).

“Tim penyidik pada hari ini telah menetapkan korporasi PT TPL Tbk sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,” tegas Saiful Bahri Siregar.

Modus operasi penjualan ekspor dan lokal di ungkap penyidik. Dalam proses penyidikan, Kejagung menemukan indikasi kuat bahwa PT TPL Tbk sengaja merekayasa nilai transaksi penjualan pulp guna menekan kewajiban finansial atau perpajakan kepada negara. Modus tersebut dilakukan melalui dua jalur transaksi utama.

Penjualan ekspor produk pulp dialirkan ke perusahaan afiliasi di luar negeri, yakni DP Macau Marketing International Ltd di dalam negeri ditujukan kepada Asia Pacific Rayon.

Praktik manipulasi harga (under-invoicing) dan pengalihan keuntungan (transfer pricing) ini disinyalir telah berlangsung secara masif dan sistematis selama hampir dua dekade, yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan maupun perekonomian negara dalam jumlah fantastis.

Pihak Kejaksaan Agung terus mendalami aliran dana serta menghitung total kepastian kerugian negara atas perbuatan korporasi tersebut. Langkah tegas ini menjadi penanda komitmen Kejagung dalam menindak kejahatan korporasi skala besar di sektor industri sumber daya alam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sinergi Penegakan Hukum: Kapolri Kunjungi Kejagung

14 October 2026 - 17:56 WIB

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan, Termasuk Sekretaris Utama

14 October 2026 - 07:52 WIB

Laporan Korupsi Segmen 9 Mengendap, KPK Panen Kritik Warga Tangerang

12 October 2026 - 16:41 WIB

Ujian Perdana Kapolda Metro Jaya Baru: Pabrik Oli Palsu di Tangerang Masih Bebas Beroperasi

11 October 2026 - 20:25 WIB

Bisnis Gelap Anggur Kuda Mas di Kosambi Tangerang: Pita Cukai Dilepas, Negara Apes

10 October 2026 - 13:28 WIB

Trending on Headline