Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Daerah

Pemeriksaan Petinggi Sinode GMIM, Kapolda Sulut Tegaskan Murni Proses Hukum: “Tidak Ada Cawe-Cawe!”

badge-check


					Pemeriksaan Petinggi Sinode GMIM, Kapolda Sulut Tegaskan Murni Proses Hukum: “Tidak Ada Cawe-Cawe!” Perbesar

MANADO — Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Roycke Harry Langie, menegaskan komitmen jajarannya untuk menuntaskan penyidikan terkait pemeriksaan Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) beserta jajaran petinggi lainnya secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda usai pemeriksaan para petinggi Sinode GMIM di Mapolda Sulut, Senin (3/8/2026). Di hadapan awak media, Irjen Pol Roycke memastikan bahwa langkah yang diambil pihak kepolisian murni merupakan bagian dari penegakan hukum tanpa intervensi ataupun kepentingan politik tertentu.

> “Proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami tegaskan tidak ada istilah cawe-cawe atau intervensi dari pihak mana pun. Semua berdiri sama di hadapan hukum (equality before the law),” ujar Kapolda Sulut.

Fokus transparansi dan kepastian hukum. Langkah Polda Sulut dalam memanggil dan memeriksa jajaran pimpinan institusi keagamaan tersebut menyedot perhatian publik secara luas. Meski demikian, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik.

Adapun poin-poin utama penegasan jajaran Polda Sulut dalam penanganan perkara ini meliputi independensi penyidik. Kepolisian menjamin seluruh tahapan, mulai dari klarifikasi hingga pengumpulan alat bukti, dilakukan berlandaskan aturan perundang-undangan.

Penanganan perkara berfokus pada fakta-fakta hukum yang ditemukan di lapangan, bukan berdasar pada asumsi maupun opini publik. Polda Sulut berkomitmen menyampaikan perkembangan penanganan kasus (SP2HP) secara berkala dan transparan kepada publik demi menghindari spekulasi liar.

Masyarakat diharapkan tetap kondusif. Pihak Polda Sulut juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Utara untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta tidak terprovokasi oleh isu-isu simpang siur di media sosial.

“Kami bekerja objektif dan transparan. Yang paling penting adalah menjaga stabilitas keamanan serta kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Sulawesi Utara,” pungkas Kapolda. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Saling Serobot, Antrean BBM di Semitau Kapuas Memanas hingga Nyaris Kericuhan

26 September 2026 - 13:39 WIB

KPK Geledah Kantor Kontraktor di Manado, Diduga Terkait OTT Bupati Bolmut

26 September 2026 - 08:24 WIB

Kejari Lampung Tengah Penggeledahan Kantor Dinas BMBK Terkait Proyek Jalan Rp14,9 Miliar

23 September 2026 - 21:26 WIB

Sidang Tuntutan Bupati Pati Memanas, Tim JPU KPK Dievakuasi Usai Dikerumuni Massa

22 September 2026 - 12:31 WIB

Tragedi Berdarah di OKI: Istri Nekat Tikam Suami ASN hingga Tewas Usai Salat Zuhur

21 September 2026 - 17:22 WIB

Trending on Daerah