NUSA TENGGARA TIMUR – Jumlah korban jiwa akibat bencana gempa bumi yang menguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa hingga Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB, total korban meninggal dunia tercatat mencapai 83 jiwa.
Angka ini bertambah delapan orang dari laporan resmi sebelumnya yang berada di angka 75 jiwa. Penambahan data ini seiring dengan pemutakhiran data penanganan dampak bencana serta tim SAR gabungan yang terus menyisir lokasi terdampak.

Dampak bencana dan fata terkini. Korban Luka: 986 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di posko kesehatan serta rumah sakit rujukan.
Pengungsi sebanyak 110.785 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat rumah tinggal mereka runtuh atau tidak aman untuk dihuni kembali. Kerusakan Infrastruktur, BNPB mencatat sebanyak 44.946 unit rumah mengalami kerusakan, dengan rincian rusak berat 17.176 unit, rusak sedang 9.758 unit Rusak ringan 18.013 unit.
Upaya pendataan, penyaluran logistik, serta evakuasi warga yang berada di area rentan terus diintensifkan oleh pemerintah pusat, daerah, serta unsur relawan. Fokus utama saat ini berpusat pada penanganan tanggap darurat, pemenuhan kebutuhan dasar ratusan ribu pengungsi, serta jaminan layanan medis bagi korban luka. (*)














