Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Daerah

Spanduk “Tangkap dan Adili Andra Soni” Marak di Tangsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Mafia APBD Banten

badge-check


					Spanduk “Tangkap dan Adili Andra Soni” Marak di Tangsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Mafia APBD Banten Perbesar

TANGERANG SELATAN – Ruang publik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak digegerkan oleh kemunculan sejumlah spanduk bernada kritik keras terhadap Gubernur Banten, Andra Soni, pada Minggu (2/8/2026).

Spanduk-spanduk tersebut membentang di beberapa titik strategis, salah satunya terpasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Ciputat, persis di kawasan Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta wilayah dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

Berdasarkan rekaman video dan informasi yang beredar di media sosial, spanduk tersebut memuat pesan-pesan menohok, di antaranya bertuliskan “Tangkap dan Adili Andra Soni” serta “Ada Mafia APBD”. Di bagian bawah tulisan, tercantum identitas atas nama “Mahasiswa Banten”.

Selain di area Ciputat, aksi pembentangan spanduk serupa dilaporkan muncul di berbagai sudut ruang publik lainnya di wilayah Tangsel. Fenomena ini mengindikasikan adanya kekecewaan dan desakan yang kian menguat dari elemen mahasiswa terkait tata kelola anggaran dan pemerintahan di Provinsi Banten.

Kemunculan spanduk di area kampus ini dinilai sebagai bentuk kontrol sosial dari kalangan akademisi dan mahasiswa yang mulai geram terhadap dugaan penyimpangan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

> “Pesan yang tertulis di spanduk-spanduk ini bukan sekadar retorika, melainkan simbol perlawanan publik terhadap dugaan praktik tidak transparan dalam pengelolaan keuangan daerah,” ungkap salah satu warga setempat yang melintas di kawasan Ciputat.

Menunggu sikap resmi Pemprov Banten. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Banten maupun Pemkot Tangerang Selatan terkait maraknya spanduk kritikan tersebut, serta belum ada tindakan tegas mengenai penertiban dari aparat Satpol PP setempat.

Masyarakat dan berbagai elemen pengawas kebijakan publik menantikan klarifikasi terbuka dari Gubernur Banten, Andra Soni, guna meredam spekulasi yang berkembang serta menjaga transparansi pimpinan daerah di mata hukum dan publik. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Saling Serobot, Antrean BBM di Semitau Kapuas Memanas hingga Nyaris Kericuhan

26 September 2026 - 13:39 WIB

KPK Geledah Kantor Kontraktor di Manado, Diduga Terkait OTT Bupati Bolmut

26 September 2026 - 08:24 WIB

Kejari Lampung Tengah Penggeledahan Kantor Dinas BMBK Terkait Proyek Jalan Rp14,9 Miliar

23 September 2026 - 21:26 WIB

Sidang Tuntutan Bupati Pati Memanas, Tim JPU KPK Dievakuasi Usai Dikerumuni Massa

22 September 2026 - 12:31 WIB

Tragedi Berdarah di OKI: Istri Nekat Tikam Suami ASN hingga Tewas Usai Salat Zuhur

21 September 2026 - 17:22 WIB

Trending on Daerah