BANGGAI – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada toleransi bagi siapapun yang nekat memeras petani. Pernyataan tegas tersebut disampaikan usai mendengar langsung keluhan dari seorang petani saat berdialog di Kabupaten Banggai.
Dalam dialog tersebut, Mentan mengaku geram setelah menerima laporan bahwa petani dimintai ‘mahar’ hingga Rp150 juta hanya untuk mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Ia menegaskan kembali bahwa seluruh program bantuan dari Kementerian Pertanian bersifat 100 persen gratis dan hak petani tidak boleh dipotong sepeser pun.
“Pak Kapolres, tangkap! Kita tidak dak toleransi yang beginian,” ungkap Mentri Amran dengan tegas, Kamis 10 September 2026.
Guna menindaklanjuti temuan tersebut, Mentan telah meminta Kapolres setempat untuk mengusut tuntas dan menangkap oknum yang terlibat agar tidak ada lagi pihak yang mempersulit nasib para petani. (*)














