KARO, SUMUT — Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara resmi menaikkan status Gunung Sinabung ke Level III (Siaga) setelah erupsi besar melontarkan kolom abu hingga ketinggian 3.500 meter.
Menanggapi lonjakan aktivitas erupsi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga yang berada di dalam kawasan terdampak untuk segera mengungsi ke titik evakuasi yang lebih aman demi mengantisipasi potensi bahaya erupsi susulan.

Hingga data terkini, 6 September 2026 tercatat sebanyak 208 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 650 jiwa telah mengungsi meninggalkan pemukiman mereka.
Pemerintah Kabupaten Karo bersama jajaran BPBD, Satpol PP, TNI, dan Polri terus bergerak di lapangan untuk mensterilkan radius atau zona berbahaya dari aktivitas warga. Selain pengamanan wilayah, tim gabungan juga menyiagakan skenario evakuasi susulan jika frekuensi maupun intensitas erupsi Gunung Sinabung terus mengalami peningkatan.
Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di dalam zona merah yang telah ditetapkan serta mematuhi seluruh panduan dari aparat penanggulangan bencana di lapangan. (*)














