KARO, SUMUT — Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami peningkatan signifikan hingga resmi ditetapkan berstatus Level III (Siaga). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau seluruh masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman demi menghindari bahaya erupsi susulan.
Peningkatan status ini dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyusul letusan besar yang terjadi pada Senin (31/8) lalu, yang melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter ke udara. Dampak dari erupsi tersebut terus meluas hingga mencatat sebanyak 208 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 650 jiwa telah dievakuasi dan mengungsi ke posko penampungan.

Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Pemerintah Kabupaten Karo bergerak cepat berkoordinasi dengan BPBD, Satpol PP, TNI, dan Polri. Tim gabungan langsung menerjunkan personel untuk memblokade dan mensterilkan zona merah dari aktivitas warga, sekaligus menyiapkan langkah evakuasi susulan jika aktivitas vulkanik terus membahayakan.
Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung diminta untuk tetap waspada, mematuhi arahan dari petugas lapangan, serta tidak terpancing oleh isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, Sabtu 5 september 2026 (*)














