Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Hukum

Hakim Terjaring OTT di Depok: Runtuhnya Benteng Terakhir Keadilan

badge-check


					Hakim Terjaring OTT di Depok: Runtuhnya Benteng Terakhir Keadilan Perbesar

DEPOK – Integritas peradilan kembali berada di titik nadir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang hakim di wilayah hukum Depok, Kamis (5/2/2026). Penangkapan ini mengonfirmasi bahwa praktik lancung di balik meja hijau masih menjadi kanker yang gagal diamputasi.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcayanto, memastikan operasi tersebut dilakukan sore tadi. “Yang pasti ada penangkapan hakim di Depok,” tegas Fitroh. Meski identitas detail belum diungkap demi kepentingan penyidikan 1×24 jam, langkah ini menjadi sinyal merah bagi Mahkamah Agung (MA).

  • Yurisdiksi Rawan: Depok, dengan beban perkara yang kompleks, kembali terbukti menjadi lahan basah bagi praktik transaksional.
  • Tamparan bagi Reformasi: Di saat publik menuntut transparansi, penangkapan seorang hakim adalah bukti bahwa pengawasan internal lembaga peradilan hanya macan kertas.
  • Ketidakpastian Hukum: Kasus ini berpotensi merusak legitimasi putusan-putusan yang pernah atau sedang ditangani oleh oknum tersebut, merugikan pencari keadilan yang jujur.

Lugas tanpa kompromi. OTT ini bukan sekadar keberhasilan teknis KPK, melainkan pengingat pahit bahwa palu hakim kini memiliki harga yang bisa ditawar. Publik tidak butuh permintaan maaf atau janji evaluasi dari instansi terkait; publik butuh pembersihan total di tubuh yudikatif yang kian keropos oleh syahwat materi.

KPK kini memiliki waktu kurang dari 24 jam untuk menentukan status hukum oknum hakim tersebut. Jika terbukti, ancaman hukuman maksimal harus menjadi harga mati demi memberi efek jera bagi para “wakil tuhan” yang berkhianat pada sumpah jabatannya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Karhutla di Palangka Raya Meluas Hingga 1.297 Hektare, Permukiman Warga Mulai Terancam

26 September 2026 - 13:41 WIB

Sengketa Lahan hingga Rumput Sintetis, Proyek Rp9,2 M Dispora Kota Tangerang Dilapor ke Kejati

25 September 2026 - 15:12 WIB

Nekat Jalan Tanpa Izin, Proyek Rp7,5 M Dindikbud Banten di Kota Tangerang Dinilai Ugal-ugalan

25 September 2026 - 12:42 WIB

Geger Temuan Sel Mewah Bak Apartemen di Lapas Cibinong, Menko Yusril Janji Usut Tuntas

24 September 2026 - 19:46 WIB

Sempat Divonis Bebas, Buron Kasus Penipuan Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Banten di Tegal

24 September 2026 - 07:43 WIB

Trending on Hukum