PYONGYANG — Spekulasi mengenai kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, kembali menjadi sorotan publik internasional. Sejumlah media asing mendadak merilis laporan yang menyebutkan bahwa pimpinan tertinggi Korea Utara tersebut dikabarkan meninggal dunia atau dalam kondisi kritis.
Laporan awal dihembuskan oleh media AS, TMZ, yang mengutip berbagai klaim dari sumber-sumber di China dan Jepang. Dalam pemberitahuannya, TMZ menuliskan bahwa Kim Jong-un dilaporkan telah meninggal dunia atau berada dalam kondisi sekarat tanpa harapan untuk pulih.

Langkah tersebut kemudian disusul oleh media asal Inggris, Express, yang turut memberitakan klaim serupa dari sumber-sumber di kawasan Timur Jauh. Sementara itu, The New York Post melaporkan rincian mengenai spekulasi penyebab kegagalan medis tersebut. Mengutip jaringan penyiaran Hong Kong dan publikasi Jepang, laporan yang belum terkonfirmasi independen tersebut mengklaim adanya kegagalan dalam prosedur pemasangan ring (stent) jantung.
Di sisi lain, jaringan berita CNN mengonfirmasi bahwa pemerintah Amerika Serikat tengah memantau secara intensif laporan intelijen terkait kondisi kesehatan pimpinan Korut tersebut usai menjalani operasi kardiovaskular.
> Hingga saat ini, pemerintah resmi Korea Utara (Korean Central News Agency / KCNA) belum merilis pernyataan resmi untuk membenarkan maupun membantah kabar tersebut. Sebagian besar narasi yang beredar di media internasional masih bersumber dari laporan sekunder dan rumor yang belum terverifikasi secara independen oleh otoritas diplomatik resmi. (**)














