JAKARTA — Politisi senior Dedi Mulyadi (Kang Dedi) memberikan apresiasinya terhadap gaya kepemimpinan dan karakter Wakil Presiden terpilih/muda, Gibran Rakabuming Raka. Menurut Kang Dedi, sosok Mas Gibran memiliki keunikan tersendiri dalam menyikapi berbagai dinamika politik nasional.
“Mas Gibran itu sosok yang tidak banyak bicara, tetapi sekali berucap atau melangkah, dampaknya sangat besar,” ujar Kang Dedi Mulyadi, (10/10/2026)

Dalam pandangannya, Kang Dedi menyoroti tiga faktor utama yang membuat gaya kepemimpinan Mas Gibran relevan dengan tantangan zaman.
Faktor usia dan jiwa muda. Representasi generasi muda yang membawa energi baru, adaptif, serta membawa perspektif segar dalam tatanan pemerintahan nasional.
Pemahaman yeknologi, menurut KDM, Gibran memiliki pemahaman yang kuat terhadap perkembangan digital dan teknologi modern, yang sangat dibutuhkan dalam mengakselerasi pelayanan publik dan efisiensi birokrasi.
Selain itu tradisi dan adab yang kuat. Meskipun berpikiran modern dan tanggap teknologi, Mas Gibran dinilai tetap memegang teguh etika, nilai tradisi, dan adab ketimuran yang santun.
Respon publik dan netizen
Pernyataan Kang Dedi Mulyadi ini memicu berbagai tanggapan hangat dari masyarakat dan pengguna media sosial.
Banyak pihak yang menyetujui bahwa kombinasi antara penguasaan teknologi modern dan penghormatan terhadap adab serta tradisi merupakan modal penting bagi seorang pemimpin di era transformasi digital ini. (**)














