JAKARTA , BTF— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada Senin (14/9/2026) siang. Dalam operasi senyap ini, tim penyidik berhasil mengamankan 17 orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pihak yang terjaring dalam OTT tersebut menduduki posisi strategis di lingkungan kementerian dan instansi pertanahan daerah.

Pihak-pihak yang diamankan antara lain, seorang Direktur Jenderal (Dirjen) di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor. Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang.
Beberapa pihak swasta dan pejabat terkait lainnya. Hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang ditangkap untuk menentukan status hukum mereka.
Juru bicara KPK, Setyo Budiyanto, membenarkan terjadinya OTT di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak lembaga antirasuah masih melakukan pendalaman terhadap perkara dan saksi-saksi yang terjaring.
“Benar, masih pendalaman. Kantah dan beberapa pihak lain,” ujar Setyo dalam keterangan nya dihadapan wartawan, Senin (14/9/26).
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merincikan identitas resmi maupun jabatan dari para pihak yang telah diamankan. Selain itu, konstruksi perkara beserta barang bukti yang disita dalam operasi penindakan ini masih disimpan rapat oleh penyidik guna kelancaran proses pemeriksaan intensif 1×24 jam. (*)














