JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menggelar pertemuan strategis dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Mabes Polri pada Rabu (21/10/2026).
Pertemuan ini berfokus pada penguatan koordinasi antisipatif guna menghadapi Lonjakan arus lalu lintas menjelang momen Hari Raya Natal, Tahun Baru (Nataru), serta Hari Raya Idulfitri.

Langkah kolaboratif ini diambil mengingat rentetan agenda besar libur nasional tersebut diperkirakan akan memicu peningkatan mobilitas masyarakat secara drastis.
Dalam keterangannya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menekankan pentingnya kesiapan sejak dini untuk meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
“Kita sudah mempersiapkan atau sebentar lagi akan memasuki momentum-momentum besar seperti Nataru. Kemudian nanti berlanjut lagi dengan Lebaran yang waktunya juga tidak terlalu lama setelah itu,” ujar Kapolri Jenderal Suyudi di Mabes Polri.
Guna mengantisipasi kemacetan dan isu krusial di jalan raya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri diperintahkan untuk terus bersinergi rapat dengan Kementerian Perhubungan. Masalah kelancaran lalu lintas diakui masih menjadi perhatian utama masyarakat selama periode mudik dan libur panjang.
> “Kakorlantas akan juga senantiasa bekerja sama dalam hal-hal yang krusial karena memang isu-isu terkait dengan lalu lintas terutama ini juga sangat menjadi momok di masyarakat,” lanjut Kapolri.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan stimulus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan liburan. Pemerintah berencana menyiapkan diskon tiket pesawat hingga 30 persen pada masa liburan sekolah serta periode Nataru.
Skema kebijakan ini diharapkan dapat meratakan distribusi wisatawan sekaligus mengurai penumpukan moda transportasi darat.
Kerja sama lintas sektoral antara Kemenhub dan Polri ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. (**)














