Menu

Dark Mode
 

Daerah

Wow!! 3 G Program 100 Hari Kepemimpinan H. Sachrudin & H. Maryono di Kota Tangerang


					Wow!! 3 G Program 100 Hari Kepemimpinan H. Sachrudin & H. Maryono di Kota Tangerang Perbesar

TANGERANG – hari pertama kemimpinan H. Sachrudin & H, Maryono menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, buat terobosan baru lewat program 3 G. Gampang Sekolah, Gampang Kerja Gampang Sembako. Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono telah menuntaskan 100 hari kerja pertama mereka dengan berbagai aksi nyata dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga telah dirasakan manfaatnya.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Tangerang, ada beberapa tentang program program yang telah berjalan saat ini yang disebut 3 G yakni antara lain:

Gampang Sekolah

Program Gampang Sekolah sukses membuka akses pendidikan secara lebih luas dan merata tanpa diskriminatif. Mulai dari peningkatan sarana prasarana adanya 231 mebel ruang kelas SD, 70 komputer laboratorium SD dan 70 mebel laboratorium SD. Kemudian Sekolah Swasta Gratis yang tersedia di 64 SD/MI dan 73 SMP/Mts, pemberian bantuan sosial untuk mahasiswa miskin jenjang perguruan tinggi sebesar Rp6 juta kepada 333 penerima.

Pemkot Tangerang juga telah melakukan peningkatan literasi masyarakat Benteng Pustaka atau perpustakaan digital, 13 unit pojok literasi masyarakat, peresmian Perpustakaan Kota Windu Karya hingga hadirnya program angkutan umum gratis Tayo dan Si Benteng untuk pelajar.

Gampang Kerja

Di sektor ketenagakerjaan, Gampang Kerja berhasil menjembatani pencari kerja melalui bursa kerja daerah dan kemitraan strategis dengan sektor swasta hingga job fair untuk disabilitas setiap bulannya. Ada juga program unit layanan disabilitas yang bekerja sama dengan Yayasan Difabel Mandiri Indonesia, Program On The Job Training yang telah dimanfaatkan 480 orang hingga Program SiPraja yaitu pelatihan kewirausahaan keliling.

Selain itu, Pemeruntah Kota Tangerang juga memberikan Pelatihan Kewirausahaan 1.000 Pemuda, penerbitan sertifikat halal dan SLHS UMKM hingga bantuan iuran jaminan kematian yang dirasakan 5.952 penerima manfaat, yang saat ini telah berjalan.

Gampang Sembako

Melalui program Gampang Sembako, Pemerintah Kota Tangerang telah menyalurkan bantuan sembako bersubsidi, kepada masyarakat umum, kategori kurang mampu termasuk anak tergolong stunting. Gerakan Pangan Murah (GPM) keliling yang digelar di 37 titik lokasi juga memberikan akses pangan berkualitas dengan harga lebih murah dari pasaran.

Pemkot Tangerang juga melakukan pemberdayaan 48 KWT dan Graha Kita Bersama, kerja sama dengan BULOG, bantuan untuk 480 balita stunting, bansos uang tahap I kepada 3.747 penerima manfaat sebesar Rp.300 ribu hingga bansos uang untuk balita stunting tahap I kepada 353 keluarga penerima manfaat sebesar Rp300 ribu.

Berbagai infrastruktur juga dibangun dalam tahun ini dan 5 tahun yang akan datang untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan perekonomian Kota Tangerang, seta pembangunan pada penguatan ekonomi lokal, perluasan ruang terbuka hijau, dan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan partisipatif.

Saat ini, Kota Tangerang dibawah kepemimpinan Sachrudin – Maryono, akan menadi kota yang maju, ramah, dan nyaman untuk mensejahterakan masyarakat, sebagai bukti serta komitmen 100 hari pertama. Kota Tangerang milik kita bersama. Ayo bersama membangun Kota Tangerang. ( Red )

Editor : Enjelina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

13 May 2026 - 09:21 WIB

Skandal Sabun Ilegal “Mindi”: Produksi Kosan, Tanpa Izin BPOM, Hingga Dugaan Kongkalikong dengan Oknum Desa

13 May 2026 - 09:18 WIB

Mangkraknya GOR Nambo dan Dilema Hukum PPK: Antara Tekanan Asosiasi atau Ancaman Penjara”

12 May 2026 - 17:29 WIB

Merangkul Kritik dengan Ketulusan: Pesan Humanis Dirut Perumda Tirta Benteng untuk Para Pejuang Air”

11 May 2026 - 11:04 WIB

Borok Pengelolaan Dana BOS di Musi Rawas Utara: Anggaran Miliaran, Pertanggungjawaban “Bolong”

9 May 2026 - 12:03 WIB

Trending on Daerah