NASHVILLE, USA — Dunia hiburan internasional kembali kehilangan salah satu ikon besarnya. Legenda musik country, aktris, dan filantropis asal Amerika Serikat, Dolly Parton, dinyatakan meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga dan perwakilan resmi Dolly Parton pada Selasa, 25 Agustus 2026. Keponakan yang juga menjabat sebagai kepala keamanannya, Bryan Seaver, menyampaikan pengumuman emosional melalui unggahan video resmi di akun Instagram sang maestro.

Berdasarkan pernyataan pers tim manajemen, peraih 11 penghargaan Grammy ini menghembuskan napas terakhir di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya.
Parton sempat membatalkan sejumlah jadwal penampilannya sejak awal 2026 akibat masalah kesehatan dan kelelahan setelah masa perawatan mendiang suaminya, Carl Dean, yang wafat pada awal 2025.
Pelantun tematik fenomenal “Jolene” dan “I Will Always Love You” tersebut berpulang dengan tenang dikelilingi oleh keluarga dan kerabat terdekatnya. Dolly Parton tidak hanya dikenang atas kontribusi musiknya yang melintasi berbagai generasi, tetapi juga aksi kemanusiaan yang masif di seluruh dunia.
Karier musik dan seni, tercatat nenjual lebih dari 100 juta rekaman, mengoleksi puluhan penghargaan musik internasional, dan membintangi film-film klasik Hollywood.
|Melalui Imagination Library, membagikan jutaan buku gratis setiap bulan untuk anak-anak di berbagai negara. Menyumbangkan dana riset $1 juta pada 2020 yang mendasari pengembangan vaksin COVID-19 Moderna.
Kepergian Dolly Parton meninggalkan duka mendalam bagi jutaan penggemar dan deretan musisi dunia yang menempatkannya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah budaya populer modern. (*)














