JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa sore, 22/9/26). Pemanggilan ini terjadi seminggu setelah perombakan di jajaran Kementerian Keuangan.
Kehadiran Djaka menjadi sorotan publik mengingat instansinya tengah fokus pada penataan ulang strategi penerimaan negara serta pemberantasan penyelundupan barang ilegal.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut digelar di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kinerja Kementerian Keuangan. Saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai agenda pembahasan dengan Kepala Negara, Djaka mengaku belum mengetahui secara rinci fokus pemanggilannya.
Selain itu, ia juga membantah kabar mengenai adanya pertemuan khusus dengan Kepala Staf Kepresidenan sebelum dirinya tiba di Istana. Saat ini, Ditjen Bea dan Cukai menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam memperketat pengawasan perbatasan dan mengoptimalkan target penerimaan negara. (**)














