JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara untuk membahas langkah strategis pengentasan permasalahan narkoba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh pejabat lintas kementerian dan lembaga, antara lain Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, serta Kepala BRIN Arif Satria.

Fokus utama pembahasan dalam rapat ini menekankan pada penguatan sinergi antara hasil penelitian akademis di perguruan tinggi dengan kebutuhan operasional lembaga terkait.
Pemerintah secara khusus menyoroti pemanfaatan riset dan inovasi sains untuk teknologi Pendeteksian: Pengembangan sistem awal untuk melacak dan mendeteksi peredaran narkotika secara lebih presisi.
Penerapan inovasi berbasis riset untuk pemulihan pecandu dan korban penyalahgunaan. Penanganan barang sitaan dan pengelolaan serta pemusnahan barang bukti narkoba yang aman dan terintegrasi.
Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah dalam menangani kejahatan narkotika secara komprehensif dari hilir hingga hulu dengan melibatkannya secara langsung riset perguruan tinggi dan lembaga penelitian nasional. (**)














