CISARUA, BOGOR — Peristiwa dugaan keracunan massal menimpa puluhan siswa dan sejumlah guru di SMPN 2 Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu (21/10/2026). Berdasarkan informasi awal, sekitar 80 siswa bersama para tenaga pengajar terpaksa dilarikan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Kapolsek Cisarua, AKP Budi Suratman, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa proses evakuasi korban menuju fasilitas kesehatan masih terus dilakukan oleh aparat gabungan dan pihak sekolah.

“Proses evakuasi saat ini masih berlangsung. Kepolisian memprioritaskan keselamatan para siswa dan korban terdampak agar segera mendapatkan perawatan medis yang memadai,” ujar AKP Budi Suratman dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari timbulnya gejala keracunan massal tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian dan dinas terkait masih menunggu keterangan resmi dari tim medis RSPG Cisarua mengenai kondisi kesehatan para siswa serta uji laboratorium terhadap sampel yang diduga menjadi pemicu keracunan.
Kasus ini mendapat perhatian serius dari warga dan orang tua murid yang mendatangi area sekolah serta rumah sakit untuk memastikan kondisi anak-anak mereka. Penyelidikan mendalam diperkirakan akan segera dilakukan guna mengusut tuntas asal-usul penyebab timbulnya gejala massal ini. (**)














