BANDUNG — Peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya pada Minggu (6/9/2026) pukul 09.06 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan episenter gempa terletak di laut, sekitar 81 kilometer barat daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 58 kilometer.
Dampak guncangan dirasakan hingga skala intensitas III MMI di beberapa area, di antaranya Sindangbarang, Singajaya, Pamengpeuk, hingga Pangalengan. Meski sempat membuat warga terkejut, gempa menengah yang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang signifikan. Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjauhi bangunan yang rawan roboh, serta selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi BMKG untuk menghindari berita hoaks terkait kemungkinan gempa susulan. (*)














