GUNUNGSITOLI, 2 September 2025 – Demokrasi di Kota Gunungsitoli babak belur. Di ruang audiensi yang seharusnya menjadi jembatan antara rakyat dan wakilnya, sebuah pemandangan memalukan terkuak.

Imanuel Ziliwu, seorang anggota DPRD, secara terbuka melancarkan arogansi dan merendahkan perwakilan warga dari Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN).
Dalam rekaman video yang viral, kata-kata kasar dan meremehkan terlontar dari mulutnya: “Kau siapa” dan “Ga laku kau sama saya.” ungkap nya, sambil mempertontonkan sikap arogansi, Senin 1 September 2025.
Bukan hanya sekadar insiden, ini adalah bukti nyata krisis moral dan mentalitas feodal yang mencengkeram pejabat publik. Perilaku ini adalah penghianatan terhadap kepercayaan rakyat dan tamparan keras bagi etika berdemokrasi. Alih-alih mendengarkan, seorang wakil rakyat justru mencemooh mereka yang seharusnya ia layani.
Insiden ini menuntut pertanggungjawaban moral dan tindakan tegas. Tanpa sanksi yang jelas, perilaku ini akan menjadi preseden buruk yang merusak fondasi demokrasi kita. [Red]














