Menu

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Jakarta

Diduga Terima Gratifikasi, Mantan Kepala Kanwil DJP Banten Resmi Ditahan KPK


					Diduga Terima Gratifikasi, Mantan Kepala Kanwil DJP Banten Resmi Ditahan KPK Perbesar

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan HNV, mantan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Banten periode 2011–2015 yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus periode 2015–2018.

Penahanan ini dilakukan setelah HNV ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gratifikasi di lingkungan DJP Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Dalam keterangan resminya tertanggal 19 Agustus 2026, KPK mengungkapkan bahwa selama menjabat, tersangka diduga kuat telah menyalahgunakan kewenangan dan kekuasaan yang melekat pada jabatannya untuk mengeruk keuntungan pribadi.

KPK sangat menyayangkan terjadinya praktik koruptif ini di sektor perpajakan. Lembaga antirasuah tersebut menegaskan bahwa penerimaan pajak merupakan salah satu pilar utama penerimaan keuangan negara yang seharusnya dikelola secara akuntabel oleh aparatur berintegritas tinggi demi kemakmuran rakyat.

Kasus penahanan mantan pejabat tinggi perpajakan di wilayah Banten dan Jakarta ini kembali mencoreng upaya reformasi birokrasi di sektor keuangan. Penindakan ini diharapkan menjadi momentum evaluasi total terhadap tata kelola dan sistem pengawasan internal di instansi terkait.

Langkah tegas ini dinilai sangat krusial agar praktik penyalahgunaan wewenang dan penerimaan gratifikasi serupa tidak terus berulang, sehingga sektor penerimaan perpajakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bareskrim Polri Beberkan Tersangka Kasus Perjudian Kasino Batam, Bos Nagoya Turut Diamankan

20 August 2026 - 08:29 WIB

Sidang Banding Pengadaan Chromebook: Tim Kuasa Hukum Nadiem Makarim Ungkap Kejanggalan Penentuan Harga Wajar

20 August 2026 - 05:45 WIB

Usut Tuntas Aliran Dana Restitusi Pajak Rp48,3 Miliar, KPK Periksa Mantan Petinggi PT Adaro Energy

19 August 2026 - 20:56 WIB

Skandal Korupsi Ekspor POME Rp7,3 Triliun: CPO Disulap Jadi Limbah, 11 Terdakwa Mulai Diadili

19 August 2026 - 18:13 WIB

Dua Surat Perintah dan Sitaan Rp461 Miliar: Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Pertanyakan Keabsahan Penggeledahan Sentul

19 August 2026 - 18:11 WIB

Trending on Jakarta