Menu

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Jakarta

Vidio Kritikan Terhadap DPR RI Viral di Media Sosial, Siapakah Sosoknya!


					Vidio Kritikan Terhadap DPR RI Viral di Media Sosial, Siapakah Sosoknya! Perbesar

Jakarta – Sebuah video yang beredar di media sosial menuai kritik keras dan pedas terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Dalam video tersebut, seorang pria secara lugas menyoroti tindakan DPR yang dianggapnya sering “mengulah” atau bertindak sepihak. Menurutnya, DPR kembali membuat undang-undang untuk melindungi kepentingan lembaganya, bukan untuk kesejahteraan rakyat.

Kritik utama dalam video ini adalah terkait wewenang baru yang dinilai sebagai “jagal” independensi lembaga negara. Pria tersebut secara spesifik menyoroti undang-undang yang memberikan hak kepada DPR untuk mencopot pimpinan lembaga tinggi negara. Ia menyebutkan sejumlah lembaga yang kini rentan terhadap intervensi DPR, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mahkamah Agung (MA), Kejaksaan Agung (Kejagung), serta petinggi TNI dan Polri.

Di tengah langkah agresif DPR untuk memperkuat kekuasaan mereka, nasib Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset justru terkatung-katung. RUU ini, yang akan memungkinkan negara menyita aset para koruptor, telah lama menjadi harapan rakyat untuk mengembalikan uang negara. Namun, DPR selalu menemukan alasan untuk menunda pembahasannya, menunjukkan bahwa RUU ini bukanlah prioritas.

Video ini juga menyoroti ironi yang memilukan: DPR lebih sibuk membangun “benteng” untuk melindungi para koruptor daripada membangun “senjata” untuk melawannya. Kontras ini menjadi bukti nyata keberpihakan DPR, yang gerak cepat dalam membuat aturan untuk melindungi diri sendiri, namun gerak lambat dalam membuat aturan untuk menguntungkan rakyat.

Video tersebut diakhiri dengan seruan kepada masyarakat untuk menolak undang-undang yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Ia juga berpesan kepada warganet untuk menggali informasi lebih dalam dan tidak membiarkan tindakan DPR yang dinilai merugikan bangsa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Bea Cukai, KPK Buka Suara Soal Titipan iPhone dan Laptop

9 June 2026 - 09:55 WIB

Marak Modus ‘KPK Gadungan’ Atur Kasus Bea Cukai Semarang, KPK Minta Masyarakat Waspada!

6 June 2026 - 10:17 WIB

KSP Dudung: Penggeledahan Kantor BGN Sudah Direncanakan Sejak Lama

3 June 2026 - 15:11 WIB

Waspada Macet! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Tangerang Hingga 2 Juni 2026

26 May 2026 - 08:50 WIB

Karmila Karmaya Menang Telak di MA, Rekening Bank Mandiri Citra Aryaguna Resmi Diblokir!

26 May 2026 - 08:46 WIB

Trending on Jakarta