JAKARTA — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pasukan Putsista engamanan Presiden (Paspampres) mengoperasikan skema pengamanan berlapis dan berteknologi tinggi. Sebanyak 1.147 personel terlatih disiagakan penuh guna mengawal seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan.
Langkah ini tidak hanya mengandalkan kesiapan fisik dan taktis personel di lapangan, tetapi juga disokong oleh jajaran alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern demi mengantisipasi berbagai potensi ancaman keutamaan negara dan VVIP.

Alutsista canggih dan peralatan taktis generasi baru ditampilkan dalam pengamanan skala nasional kali ini, Paspampres mengerahkan berbagai perlengkapan tempur serta teknologi penangkal ancaman modern, antara lain sistem Anti-Drone dan Jammer.
Digunakan untuk mengamankan ruang udara dari potensi gangguan atau infiltrasi wahana nirawak (drone) yang tak teridentifikasi. Penembak Jitu disiagakan di titik-titik strategis dengan dukungan senapan runduk (sniper rifle) presisi tinggi untuk pemantauan jarak jauh.
Kendaraan taktis (Rantis) khusus mampu bergerak cepat dalam pengawalan mobilitas tamu negara dan pejabat VVIP. Menjamin kelancaran rangkaian acara kenegaraan. Pemeriksaan intensif terhadap kesiapan personel dan kelayakan alutsista dilakukan secara ketat oleh jajaran pimpinan TNI. Selasa, 11/08/2026
Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan seluruh prosesi peringatan Hari Kemerdekaan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan sekecil apa pun. Kesiapsiagaan penuh dari seluruh unsur pimpinan dan prajurit ini mempertegas komitmen negara dalam menjaga martabat serta keamanan rangkaian peringatan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. (*)














