Menu

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Hukum

Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina: KPK Tahan 3 Tersangka, Negara Rugi Rp322,18 Miliar


					Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina: KPK Tahan 3 Tersangka, Negara Rugi Rp322,18 Miliar Perbesar

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tiga orang tersangka yang terjerat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di PT Pertamina (Persero) untuk periode tahun 2018–2023.
Penahanan para tersangka tersebut dilakukan penyidik KPK pada Selasa (4/8/26).

Berdasarkan perhitungan sementara penyidik dan pihak berwenang, dugaan praktik rasuah dalam proyek strategis ini telah mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga mencapai angka fantastis, yakni Rp322,18 miliar.

Dugaan penyimpangan proyek strategis. Proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) sejatinya diluncurkan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan pendistribusian

Bahan Bakar Minyak (BBM) secara real-time di seluruh Indonesia. Namun, dalam pelaksanaannya sepanjang rentang waktu 2018 hingga 2023, diduga kuat terjadi berbagai penyimpangan prosedur, penggelembungan nilai anggaran (markup), hingga pemenuhan spesifikasi teknis yang tidak sesuai dengan kontrak kerja.

Langkah tegas KPK dalam menahan para tersangka ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap badan usaha milik negara (BUMN) harus semakin diperketat, khususnya pada megaproyek berteknologi tinggi yang melibatkan dana publik. Sorotan hukum dan pengawasan publik. Penanganan kasus ini juga memicu perhatian dari praktisi hukum dan pegiat anti-korupsi.

Tindakan penyelewengan dalam BUMN tidak hanya melanggar prinsip Good Corporate Governance (GCG), tetapi juga berpotensi dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001. Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Tipikor terkait penyalahgunaan kewenangan atau jabatan yang merugikan keuangan negara.

Masyarakat dan publik kini menantikan proses persidangan untuk membongkar secara tuntas aktor-aktor lain yang diduga ikut menikmati aliran dana atau membiarkan penyimpangan ini berlangsung selama bertahun-tahun. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Skenario Pengadangan 50 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung Ungkap Indikasi Backing Oknum

5 August 2026 - 10:32 WIB

SP3 Kasus Korupsi: KPK Resmi Hentikan Penyidikan Perkara Siman Bahar, Kusnadi, Budhi Sarwono, dan Indra Iskandar

4 August 2026 - 11:43 WIB

Penggeledahan Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Kejagung Sita Dokumen Penting Terkait Kasus TPPU

1 August 2026 - 15:44 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Berlanjut: Kejagung Tetapkan NH Tersangka Baru Dugaan TPPU

31 July 2026 - 08:52 WIB

OTT KPK di Pemalang: Istri Bupati dan 6 Orang Lainnya Ikut Diamankan ke Jakarta

29 July 2026 - 22:59 WIB

Trending on Hukum