Menu

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Hukum

Skandal Suap Bea Cukai: Bos Blueray Cargo Akui Gelontorkan Rp3,25 Miliar Kode ‘PGH’


					Skandal Suap Bea Cukai: Bos Blueray Cargo Akui Gelontorkan Rp3,25 Miliar Kode ‘PGH’ Perbesar

JAKARTA — Fakta mencengangkan kembali terkuak dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap dan manipulasi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Pemilik PT Blueray Cargo, John Field, blak-blakan mengakui telah memberikan uang suap senilai Rp3,25 miliar kepada pejabat Bea Cukai bernama Gatot Heru (Gatot Heroe Hernanda).

Pengakuan tersebut disampaikan John Field saat dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa, 21 Juli 2026 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Fakta-fakta utama persidangan, modus amplop berkode ‘PGH’. Uang senilai Rp3,25 miliar diserahkan dalam amplop dengan kode khusus ‘PGH’ yang ditujukan kepada pejabat Bea Cukai, Gatot Heru.

Uang haram tersebut digelontorkan untuk memuluskan dan mempercepat proses pengeluaran barang-barang impor milik Blueray Cargo dari jalur pemeriksaan kepabeanan di pelabuhan.

Di hadapan Majelis Hakim, Jaksa KPK mengonfirmasi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang mencatat total aliran dana dari Blueray Cargo ke sejumlah oknum Bea Cukai mencapai Rp61,9 miliar. Transaksi diserahkan dalam bentuk mata uang Dolar Singapura (SGD).

Dalam perkara yang mengadili jajaran pejabat DJBC (di antaranya Rizal, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, dan Budiman Bayu Prasodjo), total suap dan gratifikasi yang diterima para terdakwa tercatat mencapai Rp78,8 miliar.

Suap Rp61,7 miliar ke pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo dituntut 3 tahun penjara. Tuntutan jaksa serta latar belakang kasus dugaan suap puluhan miliar rupiah yang melibatkan John Field dan pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kejaksaan Agung Titip Tahanan Tersangka TPPU Berinisial FA di Rutan Merah Putih

25 July 2026 - 10:09 WIB

Jampidsus Kuntadi Pastikan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Berjalan Transparan dan Independen

24 July 2026 - 12:57 WIB

Aroma Amburadul Proyek Rp22 Miliar Asrama Haji: GMAKS Disparitas Terstruktur, Seret 5 Aktor Utama ke Kejaksaan

23 July 2026 - 12:19 WIB

KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat LAZ Sebagai Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi

22 July 2026 - 20:44 WIB

Febrie Adriansyah Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Korupsi & TPPU, Kejagung: Itu Kewenangan Penyidik

20 July 2026 - 09:45 WIB

Trending on Hukum