Menu

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Nasional

Prabowo Ngamuk ‘Tak Ada Ampun!’, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG


					Prabowo Ngamuk ‘Tak Ada Ampun!’, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG Perbesar

JAKARTA – Komitmen besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung dihantam badai besar. Kejaksaan Agung secara resmi telah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama dua wakilnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan di lembaga tersebut.

Kasus ini memicu gelombang kemarahan publik setelah terungkapnya dugaan mark-up gila-gilaan pada pengadaan motor listrik operasional MBG. Kendaraan yang seharusnya menjadi penunjang distribusi gizi ke pelosok negeri diduga dibeli dengan harga Rp42 juta per unit, dengan total kerugian negara ditaksir mencapai Rp1 triliun.

Kekecewaan mendalam istana. Menanggapi skandal yang mencoreng program prioritasnya, Presiden Prabowo Subianto tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa dan prihatinnya saat berpidato di hadapan para mitra Badan Gizi Nasional (seperti yang didokumentasikan dalam unggahan video.

“Tak ada ampun! Setiap pihak yang terbukti melakukan kecurangan, penyalahgunaan wewenang, atau tindakan korupsi dalam program MBG harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Presiden dengan nada tinggi dan lugas, (4/6/26).

Presiden mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada pejabat publik bukanlah cek kosong, melainkan tanggung jawab moral yang besar karena menyangkut masa depan anak-anak Indonesia.

Reformasi total BGN dan penggantian limpinan. Imbas dari pusaran kasus hukum ini, Istana bergerak cepat melakukan pembersihan internal. Posisi Dadan Hindayana kini resmi digantikan oleh Nanik S. Deyang selaku Kepala BGN yang baru. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas dan transparansi program agar anggaran fantastis MBG yang telah dikucurkan benar-benar sampai ke piring anak-anak sekolah, bukan ke kantong para koruptor.

Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan kesiapannya untuk melindungi saksi-saksi maupun justice collaborator (JC) yang ingin membantu membongkar tuntas aliran dana haram dalam kasus korupsi BGN ini.

Program Makan Bergizi Gratis adalah hajat hidup masa depan generasi Indonesia. Menjadikan program kemanusiaan dan kesehatan ini sebagai bancakan korupsi bukan sekadar kejahatan keuangan, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap anak-anak bangsa. Tindakan tegas hukum tanpa pandang bulu wajib dituntaskan hingga ke akar-akarnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

SOROTAN REKAM JEJAK: Sekjen LBH BONGKAR Kritisi Penunjukan Nanik S. Deyang Sebagai Kepala BGN Baru Terkait Kasus Masa Lalu

5 June 2026 - 09:12 WIB

Eks Kepala BGN di Jemput Paksa Kejagung: Sengkarut Korupsi di Jantung Program Prioritas Prabowo

3 June 2026 - 11:59 WIB

Respon Kritik Publik, Presiden Prabowo Resmi Rombak Jajaran Pimpinan Badan Gizi Nasional

3 June 2026 - 08:07 WIB

Peralihan Pajak PT & CV Jadi 22%, Praktisi Hukum Irwansyah, S.H.: Kebijakan Ini Mencekik UMKM dan Mundur Setapak

2 June 2026 - 18:01 WIB

Komisi III DPR Soroti Pelanggaran Upah Lembur di Indomaret, Buka Posko Pengaduan untuk Pekerja

1 June 2026 - 08:32 WIB

Trending on Nasional