Menu ✖

Dark Mode
Tangis Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Tangerang Raya

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Pemkot Tangerang Salurkan 16 Unit Motor Damkar dan Ratusan APAR ke BPBD

badge-check


					Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Pemkot Tangerang Salurkan 16 Unit Motor Damkar dan Ratusan APAR ke BPBD Perbesar

TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di wilayahnya. Langkah ini ditandai dengan penyerahan secara langsung 16 unit sepeda motor operasional Pemadam Kebakaran (Damkar), 440 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta 20 paket perlengkapan Kelurahan Tangguh Bencana kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Penyerahan sarana dan prasarana (sarpras) tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, usai memimpin apel bersama jajaran BPBD yang dihadiri oleh para camat dan lurah se-Kota Tangerang di Kantor BPBD Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot.

Menjangkau pemukiman padat dan gang dempit. Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa penguatan sarpras ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang untuk memangkas response time penanganan darurat hingga ke tingkat komunitas paling bawah.

Menurutnya, potensi bencana seperti kebakaran, banjir, hingga kejadian tak terduga kerap melanda kawasan pemukiman dengan akses jalan yang terbatas. Oleh karena itu, armada roda dua dinilai menjadi solusi taktis untuk mengatasi kendala geografis perkotaan.

> “Kesiapsiagaan masyarakat merupakan faktor paling penting karena bencana dapat terjadi kapan saja tanpa dapat diprediksi,” ujar Sachrudin saat memberikan arahan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan teknis penempatan armada motor operasional tersebut. Ke-16 unit sepeda motor akan disebar untuk mendukung mobilitas cepat para petugas di lapangan.

“Armada roda dua ini disiapkan agar petugas mampu menjangkau lokasi kejadian secara jauh lebih cepat, terutama di kawasan pemukiman dengan akses jalan yang sempit sebelum armada besar tiba di lokasi,” jelas Mahdiar.

Selain memperkuat kapasitas personel dan sarana fisik, Pemkot Tangerang juga mengedepankan pendekatan edukatif melalui program BPBD Keliling. Program ini menyasar seluruh kelurahan di Kota Tangerang dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan langsung kepada warga.

Materi edukasi mencakup langkah penanganan berbagai potensi ancaman, mulai dari penanggulangan kebakaran skala kecil, antisipasi banjir, hingga penanganan gangguan satwa liar seperti ular yang kerap masuk ke pemukiman warga.

Melalui penyaluran APAR ke tingkat kelurahan dan penguatan Kelurahan Tangguh Bencana, Pemkot Tangerang berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek penyelamatan, melainkan mampu melakukan tindakan awal (first responder) saat situasi darurat terjadi di lingkungan masing-masing. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Proyek Rp7,5 M Dindikbud Banten Tanpa Izin, Inspektorat: “Sudah Kami Kawal dan Jadi Atensi KPK”

25 September 2026 - 15:13 WIB

Dugaan Mark-Up Rp3,87 Miliar Proyek Taman Rakyat Ciputat Timur, KITA-PD Desak DLH Tangsel Buka Dokumen

23 September 2026 - 18:57 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polda Banten Atas Dugaan Pelecehan Seksual

22 September 2026 - 12:54 WIB

Pembubaran Ibadah di Tangerang Berakhir Mediasi Bersama Staf khusus Menteri Agama

21 September 2026 - 11:12 WIB

Proyek Pedestrian Rp9,4 Miliar di Tangsel Terancam Molor, Pagar Beton Berdiri di Atas GSJ

18 September 2026 - 21:44 WIB

Trending on Tangerang Raya